Faktor Penyebab Jerawat di Pipi dan Cara Mengatasinya

Jerawat di Pipi

SekilasNusantara.com
 - Jerawat di pipi adalah masalah kulit yang umum terjadi pada banyak orang. Jerawat ini muncul ketika folikel yang menjadi tempat pertumbuhan rambut tersumbat oleh sel kulit mati, bakteri, dan minyak alami pada kulit atau sebum. Biasanya, masalah kulit ini sering terjadi pada masa pubertas. Penampilan jerawat di pipi ini sangat mengganggu dan dapat menurunkan rasa percaya diri. Dalam artikel ini, kami akan membahas beberapa faktor penyebab jerawat di pipi yang perlu kamu ketahui, serta memberikan tips mengatasi jerawat tersebut.

1. Pola Makan Tidak Sehat

Pola makan yang tidak sehat dapat menjadi salah satu penyebab munculnya jerawat di pipi. Terutama pada mereka yang mengonsumsi makanan dengan kandungan gula tinggi secara berlebihan. Konsumsi gula berlebih dapat meningkatkan kadar insulin dan gula darah dalam tubuh. Hal ini dapat mengganggu keseimbangan hormon seperti androgen dan estrogen, yang pada akhirnya memicu produksi minyak berlebih di kulit wajah dan membuat jerawat lebih rentan muncul.

2. Stres

Studi dalam Clinical, Cosmetics, and Investigational Dermatology menyebutkan bahwa stres juga memiliki hubungan erat dengan munculnya jerawat di pipi. Saat seseorang mengalami stres, kadar hormon kortisol dalam tubuhnya meningkat. Hormon kortisol ini dapat memperburuk jerawat. Selain itu, saat sedang stres, seseorang cenderung mengalami gangguan nafsu makan, yang dapat mengakibatkan pola makan tidak sehat dan memicu munculnya jerawat di area pipi.

3. Pemakaian Produk Skincare yang Kurang Tepat

Pemakaian produk skincare yang tidak sesuai dengan jenis kulit juga dapat menyebabkan munculnya jerawat di pipi. Setiap jenis kulit memiliki kebutuhan yang berbeda, dan kandungan produk perawatan kulit tidak selalu sama. Untuk mengetahui apakah suatu produk cocok untuk kulitmu, kamu bisa melakukan tes kecocokan dengan mengoleskan sedikit produk pada area leher atau punggung tangan, lalu tunggu selama 24 jam untuk melihat apakah ada reaksi alergi yang muncul. Menggunakan skincare yang tidak sesuai dengan jenis kulit juga dapat menyebabkan iritasi dan peradangan pada kulit wajah.

4. Tidak Mengganti Sprei dan Sarung Bantal

Kebiasaan tidak mengganti sprei dan sarung bantal juga dapat menyebabkan jerawat di pipi. Kotoran dan kuman dapat menempel pada sprei dan sarung bantal, terutama jika kamar tidak cukup bersih. Apabila kotoran tersebut menempel pada wajah dan menyumbat pori-pori kulit, maka jerawat dapat muncul di pipi. Oleh karena itu, disarankan untuk rutin mengganti sprei dan sarung bantal agar kulit wajah tetap bersih.

5. Tidak Membersihkan Wajah dengan Tepat

Kebiasaan tidak membersihkan wajah dengan baik juga dapat menjadi penyebab munculnya jerawat di pipi. Setelah seharian beraktivitas di luar rumah, wajah kita terpapar debu dan polusi udara. Jika kita langsung tidur tanpa membersihkan wajah, terutama jika kita menggunakan riasan yang tebal, maka pori-pori kulit akan tersumbat dan jerawat lebih mudah muncul. Oleh karena itu, penting untuk membersihkan wajah secara teratur dan memastikan bahwa wajah benar-benar bersih sebelum tidur.

Kesimpulan

Jerawat di pipi merupakan masalah kulit yang umum terjadi. Beberapa faktor seperti pola makan tidak sehat, stres, pemakaian produk skincare yang kurang tepat, kebiasaan tidak mengganti sprei dan sarung bantal, serta kebiasaan tidak membersihkan wajah dapat menyebabkan jerawat di pipi. Dengan memahami faktor-faktor ini dan mengambil langkah-langkah yang tepat, kamu dapat mengatasi masalah jerawat di pipi dan memperoleh kulit yang lebih sehat. Tetaplah menjaga kebersihan kulit dan jangan ragu untuk berkonsultasi dengan ahli kulit jika diperlukan.